April 15, 2010

Sejarah Tandjoeng Priok


Makam Mbah Priok adalah potongan histori Jakarta. Dalam perkembangan zaman, di sekitar makam berdiri aneka bangunan, termasuk bangunan tanpa izin.

Lantas siapa Mbah Priok? Mbah Priok terkait erat dengan sejarah kota Jakarta dan perkembangan Islam di Jawa. Nama daerah Tanjung Priok yang kita kenal sekarang ini, lahir dari kisah hidup Mbah Priok.

Mbah Priok adalah nama lain dari Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad. Habib Hasan adalah penyebar Islam di Jakarta Utara pada abad ke-18. Ulama ini meninggal pada tahun 1756 karena kapalnya terkena badai di laut utara Jakarta.

Saat Habib Hasan dimakamkan, batu nisannya adalah dayung patah dan periuk nasi milik Habib Hasan. Di makam itu juga ditanam Bunga Tanjung. Kemudian, dari makam ini lahirlah nama Tanjung Priok yang merujuk pada bunga Tanjung dan periuk nasi di makam ulama ini.

Dahulu, makam asli Mbah Priok ada di kawasan Pondok Dayung. Makam ini lalu dipindahkan ke lokasi yang ada sekarang. Seiring waktu berjalan, kawasan di sekitar makam Mbah Priok, tumbuh menjadi kawasan pelabuhan terpadu Tanjung Priok.

Hingga saat ini, makam Mbah Priok menjadi salah satu tempat ziarah di Jakarta. Para peziarah datang dari berbagai wilayah di Indonesia.

Makam ulama ini, kini berada di dekat Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, Jakarta Utara. Selain makam, ada juga beberapa perumahan milik warga. Karena wilayah ini dekat dengan pelabuhan, mulailah timbul perselisihan dengan warga dan ahli waris makam dengan pengelola pelabuhan.

“Wajar jika umat mempertahankan tempat, karena ini merupakan syiar Islam dan tempat sejarah.

Maret 04, 2010

Computer


Komputer adalah mesin yang dapat diprogram menerima input, menyimpan dan memanipulasi data, dan menyediakan output dalam format yang bermanfaat.Meskipun contoh mekanik komputer telah ada melalui banyak yang tercatat sejarah manusia, komputer elektronik pertama dikembangkan pada pertengahan abad ke-20 (1940-1945). Ini adalah ukuran ruangan besar, mengkonsumsi daya sebanyak beberapa ratus modern seperti komputer pribadi (PC). Modern komputer didasarkan pada sirkuit terpadu dengan jutaan milyaran kali lebih mampu dari mesin awal, dan menempati sebagian kecil dari ruang. Wikipedia komputer yang kecil cukup untuk masuk ke dalam perangkat saku kecil, dan dapat diaktifkan oleh baterai kecil. Komputer pribadi dalam berbagai bentuk ikon Era Informasi dan adalah apa yang kebanyakan orang anggap sebagai "komputer". Komputer ditemukan tertanam di banyak perangkat dari MP3 player untuk pesawat tempur dan dari mainan robot industri namun yang paling banyak.

Penggunaan pertama dari kata "komputer" direkam pada 1613, mengacu pada seseorang yang melakukan perhitungan, atau perhitungan, dan kata terus digunakan dalam pengertian itu sampai pertengahan abad ke-20. Dari akhir abad ke-19 dan seterusnya Namun, kata mulai mengambil makna yang lebih akrab, menggambarkan sebuah mesin yang melakukan komputasi. Sejarah komputer modern dimulai dengan dua teknologi yang terpisah-otomatis perhitungan dan programmability-tapi tidak ada satu perangkat dapat diidentifikasi sebagai komputer yang paling awal, sebagian karena penerapan yang tidak konsisten istilah tersebut. Contoh awal perangkat penghitung mekanis termasuk sempoa, slide aturan dan diperdebatkan astrolabe dan mekanisme Antikythera (yang berasal dari sekitar 150-100 SM). Hero dari Alexandria (sekitar 10-70 AD) membangun sebuah teater mekanis yang digelar sebuah drama yang berlangsung 10 menit dan dioperasikan oleh sebuah sistem yang kompleks tali dan drum yang mungkin dianggap sebagai sarana untuk memutuskan bagian mana dari mekanisme yang dilakukan tindakan dan kapan. Ini adalah inti dari programmability.

The "benteng Jam", sebuah jam astronomi yang ditemukan oleh Al-Jazari pada 1206, dianggap paling awal komputer analog dapat diprogram. Ditampilkan zodiak, matahari dan bulan mengorbit, yang berbentuk bulan sabit pointer untuk melakukan perjalanan di sebuah menyebabkan gerbang pintu otomatis untuk membuka setiap jam, dan lima robot musisi yang memainkan musik ketika diserang oleh tuas yang dioperasikan oleh camshaft menempel pada roda air. Panjang siang dan malam bisa kembali diprogram untuk mengimbangi perubahan panjang siang dan malam sepanjang tahun.

Renaisans melihat kembali Eropa invigoration matematika dan teknik. 1623 Wilhelm Schickard's perangkat merupakan yang pertama dari sejumlah kalkulator mekanik dibangun oleh insinyur Eropa, tetapi tidak ada yang sesuai dengan definisi modern dari sebuah komputer, karena mereka tidak bisa diprogram.

Pada 1801, Joseph Marie Jacquard membuat perbaikan untuk tekstil alat tenun dengan memperkenalkan serangkaian menekan kartu kertas sebagai template yang membiarkan alat tenun menenun secara otomatis pola-pola rumit. Alat tenun Jacquard yang dihasilkan merupakan langkah penting dalam pengembangan komputer karena penggunaan kartu menekan untuk menentukan pola-pola anyaman dapat dilihat sebagai suatu awal, meskipun terbatas, bentuk programmability.

Itu adalah perpaduan dari perhitungan otomatis dengan programmability yang memproduksi komputer pertama yang dikenali. Pada 1837, Charles Babbage adalah orang pertama yang konsep dan desain mekanis yang dapat diprogram penuh komputer, mesin analitis. Limited Babbage keuangan dan ketidakmampuan untuk menolak mengotak-atik desain berarti bahwa perangkat tidak pernah selesai.

Pada akhir 1880-an, Herman Hollerith menciptakan rekaman data pada mesin yang dapat dibaca medium. Sebelum menggunakan mesin yang dapat dibaca dari media, di atas, telah untuk kontrol, bukan data. "Setelah beberapa uji coba awal dengan kertas pita, ia menetap di kartu menekan ..." Untuk memproses kartu menekan ini ia menemukan tabulator, dan mesin keypunch. Ketiga penemuannya dasar dari industri pengolahan informasi modern. Skala besar pengolahan data otomatis dari kartu menekan dilakukan untuk tahun 1890 Sensus Amerika Serikat oleh perusahaan Hollerith, yang kemudian menjadi inti dari IBM. Pada akhir abad ke-19 sejumlah teknologi yang nantinya akan berguna dalam realisasi praktis komputer telah mulai muncul: yang menekan kartu, Aljabar Boolean, tabung vakum (thermionic valve) dan teleprinter.

Selama paruh pertama abad ke-20, banyak kebutuhan komputasi ilmiah bertemu dengan semakin canggih komputer analog, yang menggunakan mekanis atau listrik langsung model masalah sebagai dasar perhitungan. Namun, ini tidak dapat diprogram dan umumnya tidak memiliki fleksibilitas dan keakuratan komputer digital modern.

Alan Turing secara luas dianggap sebagai bapak ilmu komputer modern. Turing pada tahun 1936 memberikan formalisasi berpengaruh konsep algoritma dan perhitungan dengan mesin Turing. Dari perannya dalam komputer modern, majalah Time dalam Turing penamaan salah satu dari 100 orang paling berpengaruh dari abad ke-20, menyatakan: "Fakta tetap bahwa setiap orang yang keran di keyboard, membuka spreadsheet atau program pengolah kata, adalah bekerja pada inkarnasi mesin Turing ".

Penemu program komputer yang dikendalikan Konrad Zuse, yang membangun komputer kerja pertama pada tahun 1941 dan kemudian pada tahun 1955 komputer pertama yang didasarkan pada penyimpan yang bersifat magnetis.

George Stibitz secara internasional diakui sebagai ayah dari komputer digital modern. Ketika bekerja di Bell Labs pada bulan November 1937, Stibitz menciptakan dan membangun sebuah relay berbasis kalkulator ia dijuluki sebagai "Model K" (untuk "meja dapur", di mana dia telah berkumpul itu), yang adalah orang pertama yang menggunakan sirkuit biner untuk melakukan operasi aritmatika. Kemudian model menambahkan kecanggihan yang lebih besar termasuk aritmatika dan programmability kompleks.

Januari 04, 2010

Mikka dan Jembatan yang runtuh

Di sebuah desa, hiduplah seroang pemuda bernama Mikka. Setiap hari ia berdiri di sebuah pertigaan jalan. Kepada penduduk desa yang hendak berpergian, Mikka selalu bertanya pada mereka.
"
Apakah kau hendak pergi ke kota?"

Mikka bukanlah seorang yang ramah. Ia bertanya begitu, bukan karena ingin bersikap sopan. Ia punya maksud tertentu.
Pada suatu pagi, lewatlah seorang nenek di pertigaan jalan. Mikka pun bertanya seperti biasa,

"Apakah Nenek hendak pergi ke kota?"

"Benar," jawab nenek itu.

"Kalau begitu, jangan belok ke jalan itu. Disana ada beruang lapar. Nenek bisa diterkan, lewat jalan lurus ini saja, melalui jembatan. Tapi, Nenek harus membayar lima sen padaku," kata Mikka.

"Jembatan ini milik orang banyak. Mengapa aku harus membayar bila melewatinya?" tanya nenek itu.

"Apa nenek lupa? Jembatan ini dibangun di atas tanahku. Makanya nenek harus bayar padaku kalau melewatinya. Kalau tidak mau, silakan saja lewati jalan yang ada beruangnya itu," kata si Mikka.

Terpaksa si nenek membayar lima sen untuk melewati jembatan, Tak apalah daripada harus berhadapan dengan beruang ganas.

Pikir si nenek.Begitulah. Setiap bertemu dengan orang, Mikka selalu memaksa mereka untuk melewati jembatan yang dijaganya. Orang-orang terpaksa membayar, sehingga mikka mendapat banyak uang.

Suatu hari, hujan turun sangat deras. Tak ada orang yang keluar rumah. Akibatnya Mika tidak mendapatkan uang. Hujan turun berhari-hari. Berhari-hari pula Mikka tidak mendapat uang.

Pada suatu pagi, tiba-tiba terdengar bunyi gemuruh. Lalu tampaklah sungai dibawah jembatan itu banyir. Air bergulung gulung itu dahsyat. Tiang-tiang jembatan itupun runtuh.

Mikka berteriak-teriak minta tolong, namun tak ada yang peduli. Mika sedih memandang sisa-sisa puing jembatan dikedua sisi sungai.

Mikka lalu berlari menemui penduduk desa dan meminta mereka membantu membangun jembatan baru.

"Kami tak perlu jembatan. Kami akan lewat jalan lain," kata seseorang

"Tapi dijalan itu ada beruang. Kalian bisa celaka," sahut Mikka.

"Kami akan membawa obor dan menyalakannya. Beruang takut pada api," kata orang itu

"Tolonglah bantu aku membangun jembatan," Mikka memohon.

"Apa kau lupa? Jembatan itu ada ditanah milikmu. Untuk apa kami hari membantumu?

Lagi pula, bila jembatan itu dibangun kembali, apa kami harus membayar bila melewatinya?"

"Aku janji, kalian bebas melewati jembatan itu tanpa membayar," janji Mikka.

"Kami tak percaya. Beruang lapar yang selalu kau katakan itupun, sebenarnya tak ada. Itu hanya tipu muslihatmu. agar kami melewati jembatanmu dan membayar. Maaf, kami masih banyak urusan." Orang-orang desa itupun pergi meninggalkan Mikka.

Akhirnya Mikka tak punya teman. Ia juga tak punya uang lagi sejak jembatannya runtuh. Mikka sangat menyesal. Ia berjanji untuk berperilaku jujur. Ia juga berusaha untuk menjalin hubungan baik dengan orang-orang didesanya itu. Meski ia tahun, hal itu tentu sangat sulit.

oleh : Sulistiyo Suparno

Desember 10, 2009

Where Are You From & Family Activities

Where Are You From?

Tom: Hi. I don't think we've meet. My name 's Tom.

Jenny: Hi, Tom. Nice to meet you. My name is Juanita, but everybody calss me Jenny.

Tom: Nice to meet you, Jnny. So, where are you from?

Jenny: Well, originally I'm from Argentina, but we moved to the United States when I was about five years old. My parents now lived in Chile. That's where they first met. How about you, Tom?

Tom: I was born in Fresno, California, and we lived there until I was seven. Then, since my father worked for the millitary, we moved all over the place.

Jenny: Oh yeah? Where are some of the places you've lived?

Tom: Mostly, we were overseas. We spent a total of ten years in Korea, Germany and Okinawa, Japan. We were transferred back to the States three years ago. But i think my parents would have liked to live overseas for at least 20 more years.

Jenny: Wow. It sounds like you've had an interesting life. So, what do you do now?

Tom: I'm a student at Purdue University.

Jenny: Oh really? What are you studying?

Tom: I'm majoring in psychology. How about you? What do you do?

Jenny: Well, I'm working as a sales represntative for Vega Computers downtown.

Tom: No kidding My brother works there too.

------------------------------------------------------------

Family Activities

Emily: Welcome home, Dad.

Dad: Oh Emily, How are you today?

Emily: Fine.

Dad: Good. And how was school today?

Emily: Really fun.

Dad: Good. And what did you do?

Emily: We made thing.

Dad: And what types of things did you make?

Emily: We made books.

Dad: You made books! Okay. And what else?

Emilly: We. . . We made paper kangaroos.

Dad: You made paper kangaroos? Okay, And what did you need to make your paper kangaroos? What kind of supplies did you need?

Emily: We used crayoons, papers, glue and we had to follow directions.

Dad: Oh. Okay. Well good. And what did you do after school?

Emily: We wend home, played games.

Dad: And did... Mom said you went to the Junior high school.

Emily: I rode my bike in the tennis court.

Dad: Did you go by yourself?

Emily: I went with my whole family, and we went with Nathan, Sara, Racheal.

Dad: You went with your cousins.

Emily: And my mom. And Aubrey and Joshua.

Dad: Well, that's great. Well, let's get ready for dinner.

Emily: Okay.

Desember 03, 2009

Cinderella



Once upon the thime there lived the sweet little girl called "Ella". Her mother had died when she was a child, and soon her father to die. She lived with queering step mother and her two proud step sisters. They made Ella do all the house works. "Clean the chimney, dust the cover, iron my clothes" they cried. The young girl always covered the suit and dust and she was called "Cinderella".

One day the prince livented all the girls on the kingdom for a ball in the castle, every one including the two step sisters were very excited. Cinderella wanted to go to the ball but the sisters laugh at her. "Stay at home and scrap the floor" scream the step mother.

The day of the ball finally came. The step mother and the step sisters left Cinderella alone at home. She was so disappoint then she begun to cry. Suddenly, she saw a serne light in the room. A woman who a kind smiled and the wand stood on the floor. "Who are you?" asked Cinderella surprised. The woman repiled, "I'm your fairy god mother, I'll help you go to the ball, now stop crying". "But i have nothing to ware", shout Cinderella "I can't go to the ball".

The fairy god mother smiled, she cuts the pumpkins and turned it into a grand carriage. When the way of her wand, she changed six mice magician horses to pull the carriage and another mouse in to a foot-man. Finallyl she canged Cinderella's dress into a beautiful dress.

There, bow you look like a princes she said to Cinderella, but remember you should come back home before 12 o'clock for then the spell would be broken. Cinderella replied, "I wouldn't forget," "thank you so much" then she went to the castle.

Cinderella was the prettiest girl at the ball. Her step sisters didn't recognize her. All the other girls were very jealous because the prince dances with her the whole night.

Cinderella had a wonderfull time at the ball, however the moment she heard the clock tried twelve, she remember the fairy god mother words and ran away. In a hurry, she left one glass slipper on the castle.

Now the prince's fallilng in love with her and wanted to find her. He said to his man, "go to every house on the land, find the girl whose food fit into glass slipper, she will be the one I'll marry.

The king spent reaching to Cinderella's house. The two steps sisters tried hard to get their big feet to fit into the slipper but in way. Finally, Cinderella's foot could fit perfectly into the glass slipper.

The prince and Cinderella will soon marry in a grand family. The wicked t\sisters never bothered her again.